Yayasan Generasi Biologi Indonesia Selenggarakan Biodiversity Journey Edisi Kedua: Eksplorasi Herpetofauna di Lereng Merapi

Picture of Genbinesia
Genbinesia

Exploring The Living Thing from Molecule to Biosphere

Yogyakarta, genbinesia.or.id – Yayasan Generasi Biologi Indonesia menyelenggarakan kegiatan Biodiversity Journey: Eksplorasi Herpetofauna di Lereng Merapi pada Jumat, 30 Mei 2025, di kawasan Bukit Turgo, Sleman, Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan pada pukul 19.00–21.00 WIB sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat atau community service untuk meningkatkan literasi biodiversitas, khususnya mengenai keanekaragaman herpetofauna di kawasan lereng Merapi.

Kegiatan ini diikuti oleh 43 peserta dari berbagai latar belakang, meliputi pelajar, mahasiswa, akademisi, praktisi, dan masyarakat umum. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pengalaman pembelajaran langsung di lapangan mengenai keanekaragaman amfibi dan reptil yang hidup di sekitar kawasan pemukiman dan pinggiran hutan Bukit Turgo.

Eksplorasi lapangan dipandu oleh Bapak Donan Satria, M.Sc. dari Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, bersama asistennya. Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan pada prinsip dasar pengamatan herpetofauna, etika jelajah malam, pengenalan habitat, serta identifikasi awal berdasarkan ciri morfologi dan perilaku satwa.

Bukit Turgo dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan salah satu kawasan di lereng Merapi yang memiliki karakter habitat beragam. Keberadaan area pemukiman, vegetasi tepi hutan, serta lingkungan lembap di sekitarnya mendukung kehidupan berbagai organisme, termasuk amfibi, reptil, dan arthropoda nokturnal. Kondisi tersebut menjadikan Bukit Turgo sebagai lokasi yang relevan untuk kegiatan edukasi biodiversitas berbasis pengamatan langsung.

Berdasarkan hasil catatan jelajah, peserta mencatat sejumlah jenis amfibi, reptil, dan arthropoda. Dari kelompok amfibi, spesies yang dijumpai meliputi Chalcorana chalconota, Rhacophorus reinwardtii, dan Philautus aurifasciatus. Dari kelompok kadal, tercatat Eutropis multifasciata, Gonocephalus kuhlii, Bronchocela jubata, Cyrtodactylus marmoratus, dan Gehyra mutilata. Pada kelompok ular, peserta mencatat keberadaan Ahaetulla prasina dan Pareas carinatus. Catatan ini menambah daftar keanekaragaman herpetofauna yang teramati selama kegiatan jelajah malam di kawasan Bukit Turgo.

Selain herpetofauna, kegiatan ini juga mencatat keberadaan sejumlah arthropoda nokturnal. Beberapa taksa yang teramati antara lain Selenocosmia javanensis, Heteropoda spp., Nephila pilipes, Javanimetrus cyaneus, Liocheles australasiae, Leucauge celebesiana, Leucauge decorata, Nephilengys malabarensis, Pancorius sp., Cyrtophora exanthematica, Cyrtophora cicatrosa, Neoscona sp., Thelcticopis sp., Tamanidion sp., Nihonhimea mundula, Heteropoda martinae, Indopadilla sp., dan Steatoda nigrimaculata.

Melalui kegiatan Biodiversity Journey ini, Yayasan Generasi Biologi Indonesia berupaya menghadirkan ruang edukasi yang mempertemukan masyarakat dengan objek keanekaragaman hayati secara langsung. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperkenalkan jenis-jenis satwa, tetapi juga mendorong pemahaman mengenai peran ekologis organisme, pentingnya habitat alami, serta perlunya sikap bijak dalam berinteraksi dengan satwa liar.

Program ini menjadi bagian dari komitmen Yayasan Generasi Biologi Indonesia dalam memperkuat literasi biodiversitas masyarakat melalui pendekatan edukasi lapangan. Dengan pelaksanaan kegiatan seperti ini, masyarakat diharapkan semakin mengenal keanekaragaman hayati di lingkungan sekitarnya dan memiliki kepedulian yang lebih besar terhadap upaya pelestarian alam.

Yayasan Generasi Biologi Indonesia berharap program Biodiversity Journey dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan di berbagai kawasan lain di Indonesia. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat berbasis biodiversitas, yayasan berkomitmen untuk mendukung peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi publik dalam menjaga kekayaan hayati Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *