Malang, genbinesia.or.id – Yayasan Generasi Biologi Indonesia baru-baru ini mengadakan sebuah kegiatan edukatif yang bertajuk Botany Camp. Acara ini berlangsung selama dua hari di Bumi Perkemahan Bedengan, Malang, Jawa Timur pada Tanggal 24-25 Juni 2024, yang diikuti oleh siswa SMA Al Muslim dari Jawa Timur. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan para siswa pada keanekaragaman dan potensi tumbuhan liar yang terdapat di sekitar mereka.

Thobib Hasan Al Yamini, M.Si., seorang pakar botani, bersama dengan Kurratul Aini, S.Si., sebagai pemateri utama dalam acara ini. Mereka membagikan pengetahuan dan pengalaman mereka tentang dunia tumbuhan, serta mengajarkan kepada para siswa cara mengidentifikasi berbagai jenis tumbuhan dan penggunaannya yang beragam.

Pada hari pertama, peserta diajak untuk mempelajari dasar-dasar botani yang mencakup pembuatan herbarium dan teknik ecoprint. Mereka belajar bagaimana mengawetkan tumbuhan dan membuat cetakan dari daun yang tidak hanya indah tetapi juga informatif.

 

kemah ilmiah

Pemaparan Materi Botany Camp

 

pelatihan ecoprint anak sekolah SMA

Proses Pembuatan Herbarium

 

Hari kedua lebih diarahkan pada aplikasi praktis dari pengetahuan yang telah diperoleh. Para siswa dibawa mengelilingi area hutan untuk meramban dan mengidentifikasi tumbuhan liar. Mereka diajarkan bagaimana tumbuhan tersebut bisa diolah menjadi berbagai makanan lezat dan bergizi seperti tempura dari daun, sayur pecel, dan omlet yang diperkaya dengan bahan alami.

foraging meramban tumbuhan liar

Menikmati hasil olahan tumbuhan liar

Kegiatan ini diharapkan bisa membuka mata para siswa tentang pentingnya tumbuhan liar dan potensinya dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai sumber pangan maupun obat-obatan. Acara ini juga menekankan pentingnya konservasi dan penggunaan sumber daya alam dengan bijak.

Botany Camp ini merupakan salah satu dari banyak inisiatif Yayasan Generasi Biologi Indonesia yang berfokus pada pendidikan dan konservasi. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa serta masyarakat umum tentang keanekaragaman hayati dan keberlanjutan lingkungan.